PERHITUNGAN NILAI INTESITAS KOMSUMSI ENERGI IKE RUANGAN BPTIK UNIVERSITAS PGRI SEMARANG
PERHITUNGAN
NILAI IKE RUANGAN BPTIK
UNIVERSITAS PGRI
SEMARANG
Di
susun oleh :
Edi Wanimbo (16660010)
PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK DAN INFORMATIKA
UNIVERSITAS PGRI SEMARANG
2020
HALAMAN PENGESAHAN PERUSAHAAN
LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL)
PERHITUNGAN
NILAI IKE RUANGAN BPTIK
UNIVERSITAS PGRI
SEMARANG
Disusun
Oleh :
Nama : Edi Wanimbo
Nomor
Induk Mahasiswa : 16660010
Jurusan : Teknik Elektro
Perguruan Tinggi :
Universitas PGRI Semarang
Waktu Kerja Praktik :
01 Agustus s.d 31 Agustus 2019
Telah diperiksa dan disetujui pada tanggal 17 Pebruari 2020
Mengetahui,
Kepala UPT PTIK
Aris Tri
Jaka H, S.Kom, M.Kom
NPP. 148201443
HALAMAN PENGESAHAN UNIVERSITAS
LAPORAN
PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL)
PERHITUNGAN
NILAI IKE RUANGAN BPTIK
UNIVERSITAS PGRI
SEMARANG
RUANGAN BPTIK LANTAI
3, UNIVERSITAS PGRI SEMARANG
Disusun
Oleh :
Edi Wanimbo
NPM.
16660010
Telah diperiksa dan disetujui oleh Dosen Pembimbing
Pada tanggal 17 Pebruari 2020
Mengetahui,
Dekan Fakultas Teknik dan
Informatika Dosen
Pembimbing
Universitas PGRI Semarang
Drs.
Slamet Supriyadi, M.Env.St Muhamad
Ammirudin, S.T .,M.Eng
NIP. 195912281986031003 NIP. 138401392
LEMBAR PENGESAHAN
Laporan
Praktek Kerja Lapangan di Ruangan BPTIK
Gedung Utama Lantai 3, Universitas PGRI Semarang ini telah disetujui dan disahkan oleh Dosen Wali dan Ketua Program Studi
Teknik Elektro Fakultas Teknik dan Informatika Universitas PGRI Semarang
Pada
:
Hari :
Tanggal :
Mengetahui,
Kepala
Program Studi Wali
Dosen
Teknik Elektro Teknik
Elektro
Ken Hasto, S.T., M.T Adhi Kusmantoro, S.T.,
M.T
NIDN. 0612056201 NIP. 147301432
Dekan
Fakultas
Teknik dan Informatika
Drs. Slamet Supriyadi, M.Env.St
NIP.195912281986031003
KATA PENGANTAR
Segala
puji dan syukur kami panjatkan
kehadirat Tuhan Yang Maha Esa , karena
atas segala rahmat,
serta kasih dan anugrahnya sehingga penulis
bisa
meyelesaikan
laporan
kerja
praktek ini yang berjudul “PERHITUNGAN
NILAI IKE RUANGAN BPTIK UNIVERSITAS PGRI SEMARANG”. Maksud dan tujuan dari penyusunan laporan ini adalah untuk menyelesaikan pendidikan
S1 pada program studi Teknik Elektro Universitas PGRI Semarang yang dilaksanakan di Ruangan BPTIK Gedung
Utama Lantai 3, Universitas PGRI Semarang. Selain itu, tujuan dari Praktik Kerja Lapangan ini adalah untuk
memantapkan teori dan praktek yang telah dipelajari
di kampus dan dapat diselesaikan serta diaplikasikan di lapangan.
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini jauh
dari sempurna dikarenakan keterbatasan
kemampuan penulis, pengetahuan, waktu, serta banyak keterbatasan lainnya, baik
itu dari segi isi, susunan maupun
kelengkapan.
Laporan
kerja praktek ini
kami susun berdasarkan
pengamatan
dan
pengambilan data dilapangan, studi
literatur dan interview dengan pegawai
BPTIK. Banyak ilmu
baru yang diterima oleh
penulis dari kegiatan
praktek kerja lapangan ini, sehingga
penulis ingin menyampaikan banyak terimakasih kepada pihak-pihak yang
telah memberikan pengarahan, motivasi, bimbingan
serta doa dan dukungan khususnya kepada:
- Puji dan Syukur Kehadiran Tuhan Yang Maha Esa atas
kasih anugrah yang telah melimpahkan dalam hidupku, sehingga sampe saat
ini Penulis Laporan ini berjalan dengan baik Amin.
- Orang
tua dan keluarga tercinta yang tiada henti selalu memberikan doa, motivasi
dan dukungannya kepada penulis.
- Bapak Dr. Muhdi, S.H.,
M.Hum.
Rektor Universitas PGRI Semarang yang telah memberi kesempatan kepada
penulis untuk menimba ilmu di Universitas PGRI Semarang.
- Bapak Drs. Slamet Supriyadi, M.Env.St. Dekan
Fakultas Teknik dan Informatika yang telah mengizinkan penulis untuk melaksanakan
Praktek Kerja Lapangan.
- Bapak Ken Hasto, S.T.,
M.T. selaku Ketua Program Studi S1 Teknik Elektro Universitas PGRI
Semarang.
6.
Bapak
Muhamad Ammiruding, S.T,.M.Eng. selaku dosen Pembibing yang telah membimbing
penulis dengan penuh dedikasi yang tinggi.
7.
Bapak
Adhi
Kusmantoro, S.T., M.T. selaku Dosen
Wali yang telah membimbing penulis dengan penuh dedikasi yang tinggi.
- Bapak
dan Ibu Dosen Teknik Elektro Universitas PGRI Semarang yang telah memberi
bekal ilmu kepada penulis selama menempuh studi.
- Bapak
Aris Tri Jaka H,
S.Kom, M.Kom selaku kepala BPTIK Universitas PGRI Semarang.
- Bapak Ir. Agung Handayanto, M.Kom selaku Kasubbag
Divisi Software BPTIK Universitas PGRI Semarang.
- Bapak Ade
Ricky R, S.Pd., M.Kom selaku Kasubbag Divisi
Hardware BPTIK
Universitas PGRI Semarang.
- Seluruh staf dan pegawai di Ruangan BPTIK Universitas PGRI
Semarang.
- Teman
- teman angkatan 2016 S1 Teknik Elektro Universitas PGRI Semarang terbest
of the best dan memotivasi penulis untuk maju.
- Teruntuk sahabatku yang tergabung dalam “Persekutuhan
doa Pondok Daud” yang telah mendoakan, memotivasi, memberikan energi postif dalam
segala
hal.
- Semua
teman-teman dari HIMA Teknik Elektro dan BEM Fakultas Teknik dan
Informatika yang mendoakan serta telah membantu banyak dalam penyusunan
laporan ini.
- Semua senioritas, kaka-kak bahkan
teman-teman dari HIPMA-Lani Semarang-Salatiga yang selalu memberikan memotivasi,
mendoakan,
serta telah membantu banyak dalam penyusunan laporan ini.
- Pihak-pihak
lain yang telah banyak membantu penulisan laporan ini, yang tidak dapat
penulis sebutkan satu persatu.
Untuk semua bimbingan dan arahan yang telah
diberikan, penulis mengucapkan terimakasih. Semoga kebaikan
Bapak/Ibu sekalian mendapatkan balasan lebih apa yang kalian korbankan melalui
apapun membantu dalam penulis Laporan ini Tuhan Yesusu akan membalas semuanya. Dengan
segala kerendahan hati kami menyadari bahwa penulisan Laporan Praktek Kerja
Lapangan ini jauh dari kata sempurna.
Penulis
menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan Laporan Praktek Kerja
Lapangan ini, sehingga penulis mengharap kritik dan saran yang bersifat
membangun. Akhirnya penulis hanya berharap semoga apa yang tertulis dalam
laporan ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca sekalian.
Semarang, 17 Pebruari 2020
Penulis
Edi Wanimbo
Abstrak
Hingga saat ini energi memiliki
peranan sangat penting dalam kehidupan peradaban manusia. Salah satu persoalan yang muncul dalam
penggunaan energi adalah masih banyaknya penggunaan energi fosil, padahal
energi ini sangat terbatas di muka bumi. Oleh karena itu perlunya efisiensi
penggunaan energi di seluruh lini bidang
kehidupan, termasuk pada lembaga
pemerintah, swasta maupun masyarakat.
Ruangan BPTIK Gedung Utama Lantai 3, Universitas PGRI
Semarang merupakan salah satu
institusi pemerintah yang terus berbenah dan mengambil peran aktif dalam menyukseskan program penghematan
energy, yaitu dengan melakukan audit energy.
Salah satu parameter yang digunakan dalam audit energy adalah intensitas
konsumsi energi (IKE). IKE adalah istilah yang digunakan untuk menentukan
konsumsi energi dari sistem (bangunan). Nilai EUI dapat ditemukan dengan
membagi total energi yang dikonsumsi oleh bangunan dalam satu tahun dengan
total luas lantai kotor bangunan.
Berdasarkan hasil perhitungan, IKE pada Ruangan BPTIK Gedung Utama Lantai 3, Universitas PGRI Semarang adalah 8,11 kWh/
Kata Kunci: Intensitas Konsumsi Energi (IKE), audit
energi, IKE, faktor daya, daya listrik, energi listrik.
HALAMAN JUDUL ....................................................................................................... i
HALAMAN PENGESAHAN PERUSAHAN
................................................................ ii
HALAMAN PENGESAHAN UNIVERSITAS
.............................................................. iii
LEMBAR PENGESAHAN
............................................................................................. iv
KATA PENGANTAR ..................................................................................................... v
ABSTRAC
....................................................................................................................... vi
DAFTAR ISI .................................................................................................................... vii
DAFTAR TABEL
............................................................................................................ viii
DAFTAR GAMBAR
....................................................................................................... ix
DAFTAR LAMPIRAN
................................................................................................... xi
BAB I ................................................................................................................................. 1
PENDAHULUAN
........................................................................................................... 1
1.1
Latar Belakan .............................................................................................................. 1
1.2
Rumusan masalah
....................................................................................................... 2
1.3
Tujuan Penulisan Laporan .......................................................................................... 2
1.4
Waktu dan Lokasi Praktik Kerja Lapangan
................................................................ 3
1.5
Tujuan dan Manfaat Praktik Kerja Lapangan ............................................................. 3
1.5.1
Tujuan Praktik Kerja Lapangan
..................................................................... 3
1.5.2
Manfaat Kerja Lapangan
................................................................................ 4
1.6
Metode Pengambilan Data
.......................................................................................... 5
1.7
Sistematika Penyusunan Laporan
................................................................................ 6
BAB II ................................................................................................................................ 8
TINJAUAN UMUM PERUSAHAN
................................................................................ 8
2.1 UPT PTIK
................................................................................................................... 8
2.1.1
Visi
................................................................................................................... 8
2.1.2
Misi .................................................................................................................. 8
2.1.3
Kedudukan ....................................................................................................... 8
2.2 Struktur Organisasi Bptik Universitas Pgri Semarang
............................................... 9
2.3 Rincian Tugas Umum UPT
PTIK
............................................................................... 9
2.4 Rincian Tugas Sekretaris ............................................................................................. 10
2.5 Rincian
Tugas Divisi Layanan Jaringan Komputer dan Perangkat Keras
.................. 10
2.6 Rincian
Tugas Divisi Layanan Sistem Informasi dan Karya Ilmiah
........................... 11
BAB III .............................................................................................................................. 12
DASAR TEORI
................................................................................................................. 12
3.1 Penghematan
Energi
.................................................................................................... 12
3.2 Penelitian Diawali Dengan Observasi
......................................................................... 15
3.3 Pembahasan Dari Besar Daya Ketiga
Fasa
.................................................................. 16
BAB IV
.............................................................................................................................. 18
HASIL DAN PEMBAHASAN ......................................................................................... 18
4.1
Hasil Audit Energi Awal
............................................................................................. 18
4.2
Pemeliharaan Ruangan BPTIK .................................................................................... 18
4.3 Pembahasan Dari Besar Daya Ketiga
Fasa
.................................................................. 18
4.4
Intensitas Konsumsi Energi (IKE)
............................................................................... 21
BAB V
................................................................................................................................ 27
KESIMPULAN DAN SARAN
.......................................................................................... 27
5.1
Kesimpulan
.................................................................................................................. 27
5.2
Saran ............................................................................................................................ 27
5.2.1
Saran Ke Universitas PGRI Semarang
........................................................... 27
5.2.2
Saran Ke Ruangan BPTIK Universitas PGRI Semarang
............................... 28
DAFTAR PUSTAKA
........................................................................................................ 29
Tabel Halaman
3.1 Klasifikasi
nilai IKE bangunan ber-AC SNI 03-0196:2010 [3]
............................... 13
3.2 Klasifikasi
nilai IKE bangunan ber AC Permen ESDM no.03 2012 [4]
.................. 13
3.3 Hasil pengukuran parameter daya listrik per fasa .................................................... 16
4.1 Nilai Perhitungan
Total Perbulan Intensitas Konsumsi Energi di Ruangan
BPTIK Lantai 3 UPGRIS,
....................................................................................... 19
4.2 Daya Total (kW)
Nilai Maksimum, Minimum dan Rata-rata Tahun 2019, ........... 20
4.3 Nilai IKE Standar
di Bangunan Gedung Kampus Berdasarkan Permen
ESDM No. 13 tahun 2012
....................................................................................... 21
4.4 Nilai Intensitas
Konsumsi Energi pengukuran Arus Per Fasa
(A) di
Ruangan
BPTIK Lantai 3, ........................................................................................
22
4.5 Arus Per Fasa (A)
Nilai Maksimum, Minimum dan Rata-rata Tahun 2019 .......... 23
4.6 Nilai Intensitas
Konsumsi Energi pengukuran Tegangan Per
Fasa R,S,T di
Ruangan
BPTIK Lantai 3, ........................................................................................ 23
4.7 Tegangan Per Fasa
(V) Nilai Maksimum, Minimum dan Rata-rata Tahun 2019 ... 24
4.8 Nilai Intensitas
Konsumsi Energi pengukuran Tegangan
Faktor Daya Per Fasa
R,S,T di Ruangan BPTIK Lantai 3, ........................................................................ 25
4.9 Tegangan Faktor
Daya Per Fasa R,S,T Nilai Maksimum,
Minimum dan
Rata-rata Tahun 2019
.............................................................................................. 26
DAFTAR GAMBAR
Gambar Halaman
3.1
Integrasi Numeris metode trapesium banyak pias
....................................................... 14
3.2
Hasil pengukuran daya listrik
ketiga fasa
...................................................................... 15
3.3
Daya listrik total ketiga fasa
........................................................................................... 16
4.1 Grafik Konsumsi Energi Listrik Ruangan BPTIK Lantai 3,
Gedung Kampus, Tahun 2019
....................................................................................... 20
4.2 Grafik Intensitas Konsumsi Energi Pengukuran Arus di Ruangan
BPTIK Lantai 3, .... 22
4.3 Grafik Intensitas Konsumsi Energi Pengukuran Tegangan Per
Fasa R,S,T
di Ruangan BPTIK Lantai 3, ......................................................................................... 24
4.4 Grafik Intensitas Konsumsi Energi Pengukuran Faktor Daya
Per Fasa R,S,T
di Ruangan BPTIK Lantai 3, ......................................................................................... 25
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran
1.
Surat Permohonan PKL di Gedung
Utama
Lampiran 2. Surat Penugasan Pembimbing Universitas
Lampiran 3.
Surat Balasan dari Perusahan
Lampiran 4. Nilai Intensitas Konsumsi Energi pengukuran Tegangan Per Fasa R,S,T di Gedung
Utama atau Ruangan BPTIK,
Lampiran 5. Nilai Intensitas Konsumsi Energi pengukuran Tegangan Per Fasa R,S,T di Gedung
Utama atau Ruangan BPTIK,
Lampiran 6. Nilai Intensitas Konsumsi Energi pengukuran Tegangan Faktor Daya Per Fasa
R,S,T di Gedung Utama atau Ruangan BPTIK,
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Sektor industri di Indonesia ini mengalami perkembangan yang
cukup pesat. Hal ini ditandai dengan banyaknya perusahaan dan industri
manufaktur dalam satu dekade terakhir. Kenyataannya ini menjadikan institusi
pendidikan (dalam hal ini perguruan tinggi) yang merupakan tempat untuk
menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, berkepribadian mandiri, dan
memiliki kemampuan intelektual yang baik, merasa terpanggil untuk semakin
meningkatkan mutu sarjananya. Perkembangan dunia kerja yang semakin kompleks
disertai dengan era globalisasi menjadikan persaingan semakin ketat dalam
segala sektor. Hal ini menjadikan tuntutan yang tidak dapat dielakkan lagi.
Untuk menghadapi perkembangan ini kreatif dan mandiri harus ditumbuhkan.
Dalam perkembangannya dan kemajuan teknologi yang semakin
berkembang pesat, energi listrik memegang peranan yang sangat penting dalam
menopang pembangunan dan kemajuan tersebut. Melihat hal tersebut, penyediaan
energi listrik diharuskan mampu memenuhi kebutuhan yang diperlukan konsumen
secara kontinyu dan dengan kualitas yang baik. Maka dengan terpenuhinya
kebutuhan energi listrik konsumen dengan jumlah yang dibutuhkan dan kualitas
baik akan terwujud kemakmuran untuk manusia dan teknologi tetap terus
berkembang.
Secara umum sistem energi listrik dapat dibagi menjadi
pembangkit transmisi, dan penyaluran atau distribusi. Untuk memenuhi kebutuhan
konsumen secara cepat dan terpenuhinya kebutuhan energi listrik maka
kelangsungan penyaluran dari pembangkit ke distribusi yang akan disalurkan ke
konsumen harus adanya kerja sama yang baik dan komunikasi yang lancar.
Material
secara umum berupa dinding bata, struktur beton bertulang, dengan kaca, dan
jendela dan atap dari genteng keramik.
Dengan kondisi gedung yang berumur lebih dari 10 tahun, maka diduga
terjadi penurunan efisiensi peralatan kelistrikkan, kenaikan konsumsi
energi. Bila ini dibiarkan maka akan
berpengaruh pada keamanan dan kenyamanan gedung, efisiensi energi,
produktivitas, dan kinerja karyawan yang bekerja, serta masyarakat yang datang
pada gedung tersebut. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian yang berkaitan
dengan intensitas konsumsi energi (IKE), gedung beban pencahayaan dan beban
pendingin ruangan.
Penelitian
bertujuan untuk mengetahui tingkat intensitas
konsumsi energi (IKE) lembaga pemerintah tersebut, khususnya bidang kelistrikkan, kondisi beban
pencahayaan dan kondisi beban pendingin di Ruangan BPTIK Gedung Utama Lantai 3, Universitas PGRI
Semarang. Kabupaten Semarang,
Provinsi Jawa Tengah.
1.2
Perumusan
Masalah
Masalah
yang akan dibahas pada Penelitian Praktek Kerja Lapangan ini yaitu :
1. Bagaimana prinsip kerja sistem operasi panel liastrik dan nilai beban yang ada di Ruangan BPTIK Gedung
Utama Lantai 3, Universitas PGRI Semarang.
2. Jelaskan bagian-bagian dari sistem BPTIK fungsinya Efisiensi?
3. Bagaimana cara perawatan panel listrik, AC, yang ada di Ruangan BPTIK Gedung
Utama Lantai 3, Universitas PGRI Semarang.
4. Bagaimanakah
perbaikan yang dilakukan apabila terjadi kerusakan pada efisien?
1.3
Tujuan
Penulisan Laporan
Tujuan
Penulisan Laporan Penelitian Praktek Kerja Lapangan yaitu :
1. Mengetahui prinsip kerja sistem yang ada di Ruangan BPTIK Gedung Utama Lantai 3, Universitas
PGRI
Semarang.
2. Mengetahui bagain-bagian dari sistem yang ada di Ruangan BPTIK Gedung Utama Lantai 3, Universitas PGRI
Semarang.
3.
Mengetahui perawatan secara preventive panel liastrik di Ruangan BPTIK Gedung Utama Lantai 3, Universitas
PGRI
Semarang.
4. Mengetahui proses pembangkit listrik yang ada di Ruangan BPTIK Gedung Utama Lantai 3, Universitas PGRI
Semarang.
1.4
Waktu
dan Lokasi Praktik Kerja Lapangan
Praktek
Kerja Lapangan dilaksanakan pada :
Waktu :
Senin, 1 Agustus 2019– 31 Agustus 2019 pada pukul
07.30 WIB – 17.00 WIB.
Tempat : Ruangan BPTIK Gedung Utama Lantai 3, Universitas PGRI
Semarang
Alamat : Jl. SidodadiTimur No 24 – Dr.
Cipto Semarang, Jawa
Tengah –Indonesia
Kota
Semarang Jawa Tengah 50174.
Telepon : (024)8316377
Faksimile : (024) 8448217
Hal-hal
yang dilakukan penulis saat Praktek Kerja Lapangan adalah segala sesuatu yang
berhubungan dengan pemeliharaan di Ruangan
BPTIK Gedung Utama Lantai 3, Universitas PGRI Semarang.
1.5
Tujuan
dan Manfaat Praktek Kerja Lapangan
1.5.1 Tujuan
Praktek Kerja Lapangan
Dengan
adanya kegiatan di luar kampus dalam rangka praktek kerja lapangan di
Perusahaan kegiatan Kerja Praktek (KP) ini diharapkan dapat mencapai tujuan :
a. Menjalin hubungan dan kerja sama yang
erat baik antara UPGRIS dengan pihak industry atau perusahaan yang bersangkutan
dan hubungan antar mahasiswa yang berasal dari perguruan tinggi yang berlainan.
b. Menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa
Teknik Elektro untuk mengetahui fakta dan aplikasi teknik elektro di dunia
industri yang sinergis dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang didapatkan di
bangku kuliah.
c. Memperoleh informasi mengenai perkembangan
ilmu pengetahuan dibidang elektro industri terutama dalam penerapannya dalam
dunia industri.
d. Mempersiapkan mahasiswa Teknik Elektro
Industri sebagai lulusan yang mampu menghadapi pasar bebas dan globalisasi
dengan membentuk kepercayaan diri dalam proses penyesuaian dilingkup kerjanya.
e. Syarat kelulusan mata kuliah praktek kerja
lapangan di Program Studi Teknik Elektro S – 1 Universitas PGRI Semarang.
f.
Melatih mahasiswa dalam hal disiplin dan
tanggung jawab.
g.
Memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk
mengaplikasikan ilmu yang diperoleh serta mengadakan perbandingan antara teori
yang pernah diterima dalam dunia pendidikan dengan keadaan sebenarnya.
h. Memberikan
gambaran kepada mahasiswa mengenai situasi kerja yang sebenarnya, sehingga
mereka nantinya akan lebih mudah menyesuaikan diri di dunia kerja.
i. Menumbuhkan
kemampuan berinteraksi sosial dengan orang lain di dalam dunia kerja.
j. Melatih
mahasiswa untuk berdisiplin dengan mengikuti segala peraturan yang ada di
perusahaan.
k. Sebagai
salah satu syarat untuk menyelesaikan perkuliahan di S1 Teknik Elektro Univeristas PGRI Semarang.
1.5.2
Manfaat Praktek
Kerja Lapangan
Manfaat
yang hendak dicapai dalam pelaksanaan praktek kerja lapangan adalah :
a.
Membentuk kepribadian professional pada
dunia kerja serta memantapkan pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan
ilmu yang didapatkan selama perkuliahan.
b.
Mahasiswa memperoleh pengalaman kerja
sehingga mampu menjadi tenaga kerja yang professional.
c.
Mahasiswa memperoleh pendidikan mengenai
etika kerja, disiplin kerja keras, profesionalitas dan etos kerja secara
langsung.
d.
Mahasiswa dapat pemahaman mengenai
gambaran umum tentang sistem yang
ada di Ruangan BPTIK Gedung Utama Lantai 3, Universitas PGRI
Semarang.
e.
Mahasiswa dapat membandingkan teori-teori
yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan keadaan sebenarnya di lapangan.
f.
Memberikan kesempatan kepada mahasiswa
untuk memasyarakatkan diri pada suasana dan iklim lingkungan kerja yang
sebenarnya terutama berkenaan dengan disiplin.
1.6
Metode
Pengambilan Data
Metode
yang digunakan untuk pengambilan data dan pembuatan laporan praktek kerja
lapangan di Ruangan BPTIK
Gedung Utama Lantai 3, Universitas PGRI Semarang adalah sebagai berikut :
1. Metode
interview
Metode
ini dilakukan dengan melakukan wawancara langsung pada pihak yang bersangkutan
untuk mendapatkan data dan pemahaman mengenai sistem yang dibahas secara tepat
dan benar.
2. Metode
Observasi
Metode ini
dilakukan melalui pengamatan dan penelitian secara langsung melalui
kegiatan – kegiatan dan pekerjaan
yang dilakukan pada pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan pada Ruangan BPTIK Gedung Utama Lantai 3, Universitas
PGRI Semarang.
3. Metode
Studi Literature
Metode
ini dilakukan dengan cara membaca, mengamati, memahami dan mengevaluasi dari
sumber tertulis dan media internet, sehingga diperoleh informasi yang membantu
proses penyusunan laporan ini.
4. Metode
Angket (Kuesioner)
Metode
ini dilakukan dengan cara memberi beberapa pertanyaan atau pernyataan tertulis
kepada teknisi untuk dijawab. Metode ini lebih efisien bila peneliti mengetahui
dengan pasti variable yang akan diukur dan tahu apa yang diharapkan dari
teknisi lapangan..
5. Metode
Studi Dokumen
Metode
ini tidak ditujukan langsung kepada subjek penelitian. Tetapi untuk meneliti
berbagai macam dokumen untuk bahan analisis.
6. Konsultasi
Metode
dengan berdiskusi dengan pembimbing dan tenaga ahli yang berada di Ruangan BPTIK Gedung Utama Lantai 3, Universitas PGRI
Semarang.
7. Metode
Partisipasi
Metode
ini dilakukan dengan cara berpartisipasi langsung pada pekerjaan teknisi, operator,
maupun staff lainnya yang berkaitan di lapangan tepatnya di Ruangan BPTIK Gedung Utama Lantai 3, Universitas PGRI
Semarang.
8. Metode
Bimbingan
Metode ini
dilakukan untuk memperoleh pengarahan dan bimbingan dari pembimbing lapangan
dalam penulisan sistematika Laporan Praktek Kerja Lapangan dan penambahan
lainnya sebagai pendukung penyelesaian penulisan Laporan Praktek Kerja
Lapangan.
1.7
Sistematika
Penyusunan Laporan
Laporan
kerja praktek ini disusun dalam beberapa bab dan subbab kemudian dibagi menjadi
4 bab utama diantaranya :
1.
BAB I : PENDAHULUAN
Dalam bab ini diuraikan Latar Belakang, Perumusan Masalah, Tujuan
Penulisan Laporan, Waktu dan Lokasi Praktek Kerja Lapangan, Tujuan Kerja
Praktek, Metode Pengambilan Data, serta Sistematika Penulisan.
3. BAB II
: TINJAUAN PERUSAHAN UMUM
Bab ini berisi penjelasan mengenai siklus yang ada di Ruangan BPTIK Gedung Utama Lantai 3, Universitas
PGRI
Semarang
secara umum serta menguraikan tentang teori yang terkait dengan objek pembahasan
antara lain meliputi pengertian dan tujuan pengujian, serta teori-teori dasar
yang berhubungan dengan isi laporan tersebut.
3. BAB III
: DASAR TEORI
Bab ini berisi penjelasan mengenai Metode Penelitia secara umum serta
menguraikan tentang teori yang terkait dengan objek pembahasan antara lain
meliputi pengertian dan tujuan pengujian, serta teori-teori dasar yang
berhubungan dengan isi laporan tersebut.
4.
BAB IV : HASIL DAN PEMBAHASAN
Pada bab ini mengemukakan pembahasan hasil
penelitian dan pengujian hipotesis. Bab ini juga merupakan isi dari sebuh laporan
yang dapat berupa pembahasan mengenai penyelesaian suatu permasalahan ataupun
analisis kinerja dari suatu perangkat/ proses/metode kerja yang terdapat pada
unit tempat PKL.
5. BAB V : PENUTUP
Dalam bab ini diuraikan
tentang kesimpulan dan saran saran dari hasil penelitian yang telah dilakukan.
Bab ini juga berisi tentang dari pelaksanaan maupun penulisan laporan serta
saran mengenai pelaksanaan
praktek kerja lapangan PKL.
a.
Daftar
Pustaka, memuat semua sumber kepustakaan yang digunakan dalam pelaksanaan dan
pembuatan laporan Praktek Kerja Lapangan, baik berupa buku, majalah, maupun sumber - sumber kepustakaan lain.
b.
Lampiran,
memuat kelengkapan administrasi Praktek Kerja Lapangan, tabel, gambar, manual penggunaan
alat dan hal-hal lain yang perlu dilampirkan untuk memperjelas uraian dalam laporan dan jika
dicantumkan dalam tubuh laporan akan mengganggu sitematika pembahasan.
c.
Selain itu lampiran juga berisi kelengkapan administrasi
Praktek Kerja Lapangan berupa surat pengajuan permohonan PKL, surat jawaban dari instansi tempat Praktek Kerja Lapangan, dan Agenda kegiatan.
BAB II
TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN
RUANGAN BPTIK UNIVERSITAS
PGRI SEMARANG
2.1
UPT
PTIK
Unit Pelaksana Teknis Pengembangan
Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPT PTIK) memberikan pelayanan dan
fasilitas civitas akademika antara lain berfungsi melakukan pengolahan sistem
komputerisasi Universitas PGRI Semarang.
2.1.1
Visi
Mewujudkan Universitas
PGRI Semarang sebagai perguruan tinggi berbasis Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) yang profesional, unggul dan berjati diri.
2.1.2
Misi
1.
Mengembangkan
TIK untuk mendukung Universitas PGRI Semarang dalam kegiatan akademis sehingga
menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi pedagogis, kepribadian,
profesional dan sosial.
2.
Mengembangkan
TIK untuk meningkatkan kinerja Universitas PGRI Semarang dalam fungsi
manajemen pengelolaan dan pelayanan civitas akademika bidang keuangan,
kemahasiswaan, kerjasama, penelitian dan pengabdian masyarakat.
3.
Mengembangkan
TIK untuk mendukung kemajuan organisasi profesi Persatuan Guru Republik
Indonesia (PGRI).
2.1.3
Kedudukan
1.
Unit
Pelaksana Teknis Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPT PTIK)
dipimpin oleh seorang Kepala, yang bertanggung jawab kepada Rektor dan
berada di bawah Wakil Rektor IV.
2.
Dalam
pelaksanaan tugas, Kepala dibantu oleh seorang Sekretaris.
3.
Sekretaris
bertanggung jawab kepada Kepala.
2.2
STRUKTUR ORGANISASI BPTIK UNIVERSITAS PGRI SEMARANG
2.3
Rincian
tugas umum UPT PTIK :
- Menyusun rencana kegiatan UPT
PTIK ;
- Melakukan perencanaan standar
peralatan TIK, pengoperasian, pendayagunaan, dan pemeliharaan jaringan
komputer dilingkungan Institut;
- Mengelola dan menjamin
kelancaran akses informasi dan komunikasi ke jaringan lokal Institut dan
jaringan global bagi semua pengguna;
- Sosialisasi layanan Teknologi
Informasi dan Komunikasi kepada pengguna dan calon pengguna di lingkungan
Institut;
- Melakukan koordinasi dan
memberikan konsultasi teknis jaringan secara berkala kepada para pihak di
lingkungan Institut
- Melaksanakan pengelolaan
layanan Sistem Informasi yang antisipatif terhadap kebutuhan Institut
- Membuat laporan secara periodik
kepada pimpinan Institut
2.4
Rincian
Tuugas
Sekretaris :
- Menyusun rencana kegiatan UPT
PTIK
- Mewakili tugas Kepala Badan
Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi
- Melaksanakan urusan keuangan
- Melakukan tatalaksana dan
kepegawaian
- Melaksanakan urusan rumah
tangga
- Melaksanakan administrasi
layanan UPT PTIK
- Membuat laporan pelaksanaan
kegiatan UPT PTIK
2.5
Rincian
Tugas Divisi Layanan Jaringan Komputer dan Perangkat Keras:
- Menyusun rencana kegiatan di
lingkungan divisi Layanan Jaringan Komputer dan Perangkat Keras
- Penataan/pemetaan (topologi)
jaringan lokal dan internet
- Manajemen cabling dan switching jaringan
lokal dan internet
- Pengaturan routing, bandwidth
management, dan firewall
- Memberikan pelayanan kebutuhan
pemakaian dan peminjaman Laboraturium Komputer 1 dan 2 serta akses
internet jika dibutuhkan untuk kegiatan akademis, pelatihan, penelitian,
pengabdian masyarakat dan kemahasiswaan
- Merawat dan memperbaiki
kerusakan dan menindaklanjuti setiap laporan kerusakan perangkat keras TIK
termasuk LCD Projector dalam kelas di lingkungan
Universitas PGRI Semarang
- Membimbing praktikan kerja
lapangan siswa SMK yang melakukan magang kerja di UPT PTIK
- Mengadakan pelatihan tentang
Jaringan Komputer dan Perangkat Keras
- Membuat laporan pelaksanaan
kegiatan di lingkungan seksi Layanan Jaringan Komputer
- Melaksanakan tugas lain yang
diberikan oleh pimpinan
2.6
Rincian
Tugas Divisi Layanan Sistem Informasi dan Karya Ilmiah:
- Menyusun rencana kegiatan di
lingkungan Divisi Layanan Sistem Informasi
- Pengembangan Sistem Informasi
Akademik sebagai layanan penunjang kegiatan akademik
- Merancang dan membangun Sistem
Informasi lainnya (non akademis) di lingkungan Universitas PGRI
Semarang
- Layanan dan perawatan domain
web (www.upgrismg.ac.id) termasuk penyediaan subdomain untuk
pengembangannya
- Sistem pencadangan data (backup
system)
- Mengembangkan media
pembelajaran online (e-learning)
- Mengembangan, mengelola dan
sosialisasi web-mail
- Mengembangkan media
jurnal online (e-jurnal), prosiding online (e–prosiding)
dan repository (e-prints); evaluasi online untuk
dosen (LPM)
- Melaksanakan pelatihan
operasional sistem informasi di lingkungan Universitas PGRI Semarang
- Membuat laporan pelaksanaan
kegiatan dilingkungan divisi sistem informasi
Melaksanakan tugas lain yang
diberikan oleh pimpinan
BAB
III
DASAR
TEORI
3.1
Penghematan
Energi
Penghematan energi sangat diperlukan
pada jaman sekarang ini, supaya penggunaan energi dapat efisien tanpa
mengurangi kenyamanan dan produktifitas. Sesuai dengan Instruksi Presiden no.
10 Tahun 2005 tentang penghematan energi dengan memonitoring penggunaan
fasilitas untuk laporan setiap 6 bulan sekali [1]. Objek penelitian ini adalah
ruangan BPTIK Gedung Utama lantai 3 Universitas PGRI Semarang. Sebagai
pertimbangan dalam penelitian ini adalah banyaknya beban 1 fasa pada ruangan
tersebut seperti AC, PC, server, lampu penerangan dan alat elektronika yang
lain.
Parameter indikator konsumsi energi
yang digunakan dalam penelitian ini adalah IKE (Intensitas Konsumsi Energi).
IKE pada
bangunan merupakan suatu nilai/besaran yang dapat dijadikan sebagai indikator untuk
mengukur tingkat pemanfaatan energi di suatu bangunan. Intensitas konsumsi
energi di bangunan/gedung didefinisikan dalam besaran energi per satuan luas
area pada bangunan yang dilayani oleh energi [2], yang dapat dihitung dengan rumus
berikut.
SNI no 03-0196:2010 telah
mengklasifikasi IKE gedung ber AC seperti pada Tabel 3.1 berikut ini.
Tabel
3.1.
Klasifikasi nilai IKE bangunan ber-AC SNI 03-0196:2010 [3]
|
Kriteria |
IKE (kWh/m2/bulan) |
|
|
Sangat Boros |
|
23,75 - 37,5 |
|
Boros |
|
19,2 - 23,75 |
|
Agak boros |
|
14,58 - 19,2 |
|
Cukup efisien |
|
12,08 - 14,58 |
|
Efisien |
|
7,93 - 12,08 |
|
Sangat efisien |
|
4,17 - 7,93 |
Dalam Permen ESDM no.03 2012 juga
mengklasifikasi penggunaan energi listrik dalan ruangan gedung ber-AC seperti
pada Tabel 3.2
berikut.
Tabel
3.2.
Klasifikasi nilai IKE bangunan ber AC Permen ESDM no.03 2012 [4]
|
Kriteria |
IKE (kWh/m2/bulan) |
|
|
Sangat Efisien |
|
IKE < 8,5 |
|
Efisien |
|
8,5 < IKE < 14 |
|
Cukup efisien |
|
14 < IKE < 18,5 |
|
Boros |
|
18,5 < IKE |
Untuk menghitung besar konsumsi energi
selama kurun beberapa waktu tertentu, diperlukan nilai parameter daya listrik
selama kurun waktu tersebut. Nilai energi dapat dihitung dengan rumus berikut,
Dari rumus tersebut diketahui bahwa
energi adalah hasil integral nilai daya dalam kurun waktu tertentu atau luasan
daerah dibawah kurva daya total selama kurun waktu tertentu. Data penelitian
ini berupa rekaman data parameter kelistrikan khususnya nilai daya per fasa
yang ter-sampling dan terekam selama
periode waktu tertentu, oleh karena itu, sulit dikerjakan secara analitis [5],
sehingga diperlukan cara pendekatan untuk menyelesaikan persoalan integral
tersebut yaitu dengan integral numeris dengan metode trapezium banyak pias
seperti pada Gambar 3.1.
Gambar 3.1.
Integrasi Numeris metode trapesium banyak pias
Dari Gambar 1, maka luasan daerah
dibawah kurva (A) dapat dicari dengan rumus berikut.
3.2
Penelitian
Diawali Dengan Observasi
Penelitian diawali dengan observasi lapangan dan
jaringan kelistrikan ruangan
BPTIK Gedung Utama Lantai 3, Universitas
PGRI Semarang. Kemudian dilanjutkan dengan pengukuran parameter kelistrikan
yang berkaitan dengan perhitungan konsumsi energi listrik. Kemudian parameter
tersebut digunakan untuk perhitungan energi listrik dengan integrasi numeris
metode trapesium banyak pias dan perhitungan IKE (Intensitas Konsumsi Energi).
Kemudian dilakukan klasifikasi kriteria IKE dengan standar nasional Indonesia dan
peraturan menteri.
Parameter yang diukur dalam
penelitian ini adalah daya listrik selama + 24 jam. Grafik
penggunaan daya listrik ketiga fasa terhadap waktu terdapat pada Gambar 3.2.
Gambar 3.2. Hasil pengukuran daya listrik
ketiga fasa (kW)
Pada Gambar 1, terlihat
secara grafik penggunaan terbesar ada di fasa T dan penggunaan terkecil ada di
fasa S. Penggunaan daya listrik per fasa tercatat pada Tabel 3.3.
Tabel 3.3. Hasil pengukuran parameter
daya listrik per fasa
|
Nilai |
Daya per fasa (kW) |
||||
|
R |
|
S |
|
T |
|
|
Max |
0.73 |
|
0.51 |
|
1.88 |
|
Min |
0.33 |
|
0.27 |
|
0.56 |
|
Avg |
0.50 |
|
0.39 |
|
0.74 |
3.3
Pembahasan Dari Besar Daya Ketiga
Fasa
Dari besar daya ketiga fasa
hasil pengukuran tersebut, dapat dihitung daya total ketiga fasa yang dapat
dilihat pada Gambar 3.3.
Gambar 3.3. Daya
listrik total ketiga fasa (kW)
Dari daya total dapat terhitung konsumsi energi listrik dihitung
dengan integrasi numerik metode trapezium banyak pias. Dengan metode trapesium
banyak pias terhitung konsumsi energi listrik dalam rentang pengukuran selama
kurang lebih 1 hari (+ 24 jam) yaitu sebesar 43,29 kWh. Untuk luas ruang
BPTIK adalah 20 m X 8 m = 160 m2 sehingga dapat dihitung nilai IKE,
BAB IV
ANALISA DAN PEMBAHASAN
4.1
Hasil Audit Energi
Awal
Hasil
audit energi awal dari Ruangan BPTIK Gedung Utama Lantai 3, Gedung Utama Kampus Universitas PGRI Semarang, dapat disebutkan
bahwa pemakaian energi terbanyak adalah berasal dari pemakaian daya AC,
komputer dan lampu. Dengan demikian pengukuran diutamakan pada ketiga beban
tersebut. Pendekatan historis penggunaan
atau konsumsi energi dilakukan untuk mengetahui pola penggunaan energi dari
kurun waktu tertentu hingga kurun waktu terakhir atau saat ini, hal ini dapat
dilihat dari kecenderungan penggunaan energi yang mengalami peningkatan atau
penurunan, atau mungkin sudah stabil.
Historis penggunaan energi ini cukup penting untuk mengontrol penggunaan
energi pada masa-masa yang akan datang, kemudian menentukan base line
penggunaan energi apabila penggunaan energi terus mengalami peningkatan cukup
signifikan.
4.2
Pemeliharaan
Ruangan BPTIK
Pemeliharaan adalah suatu
proses atau kegiatan yang dilakukan terhadap peralatan agar bekerja semestinya
sesuai karakteristiknya dan dapat menjamin keandalan peralatan tersebut. Dalam
arti luas pemeliharaan adalah:
a)
Meningkatkan
efisiensi
b)
Memperpanjang umur
peralatan
c)
Mengurangi resiko
kegagalan atau kerusakan suatu alat saat operasi
d)
Meningkatkan
keamanan kerja (safety)
4.3
Pembahasan Dari Besar Daya Ketiga
Fasa
Dengan
base line energi ini penggunaan energi akan terus dapat dipantau dan dikontrol
terus menerus. Dari hasil pengumpulan
data penggunaan energi yang dilakukan “Pengukuran dengan alat ukur dilakukan selama + 24
jam. Di record dalam sebuah file *.csv”. pada saat audit energi di Ruangan BPTIK Gedung Utama Lantai 3, Universitas PGRI
Semarang, memiliki satu
rekening PLN. Berikut ini adalah data konsumsi energi bulanan untuk periode 1
(Bulan) bulan terakhir.
Tabel 4.1 Nilai Perhitungan
Total Perbulan Intensitas Konsumsi Energi di Ruangan BPTIK Lantai 3 UPGRIS,
Gambar 4.1. Grafik Konsumsi Energi Listrik Ruangan BPTIK Lanati 3, Gedung Kampus, Tahun 2020
Tabel 4.2 Daya Total (kW) Nilai Maksimum, Minimum dan Rata-rata
Tahun 2020,
|
Nilai |
Daya Total |
|
P |
|
|
Max |
0.176129 |
|
Min |
0.112051 |
|
Avg |
0.13751 |
4.4
Intesitas Konsumsi
Energi (IKE)
Intensitas konsumsi energi (IKE) pada bangunan merupakan suatu
nilai/besaran yang dapat dijadikan sebagai indikator untuk mengukur tingkat
pemanfaatan energi di suatu bangunan.
Intensitas konsumsi energi di bangunan/gedung didefinisikan dalam
besaran energi per satuan luas area pada bangunan yang dilayani oleh energi
(kWh/
Berikut ini adalah nilai standar
IKE untuk jenis bangunan perkantoran pemerintah berdasarkan Permen ESDM No. 13
Tahun 2012.
Tabel 4.3 Nilai IKE Standar di
Bangunan Gedung Kampus Berdasarkan Permen ESDM No. 13 Tahun 2012
Selanjutnya berikut adalah jumlah
Intensitas Konsumsi Energi (IKE) Pengukuran Arus perbulan serta perhitungan IKE
per hari dan per bulan pada bangunan tersebut.
Tabel 4.4 Nilai Intensitas Konsumsi Energi pengukuran Arus Per Fasa (A) di Ruangan BPTIK
Lantai 3,
Gambar 4.2. Grafik Intensitas
Konsumsi Energi Pengukuran Arus di Ruangan BPTIK Lantai 3,
Tabel 4.5. Arus Per Fasa (A) Nilai Maksimum, Minimum
dan Rata-rata Tahun 2019
|
Nilai |
Arus per fasa (A) |
||
|
R |
S |
T |
|
|
Max |
4.96 |
5.55 |
7.48 |
|
Min |
3.22 |
4.10 |
4.40 |
|
Avg |
3.85 |
4.52 |
5.58 |
Selanjutnya berikut adalah jumlah
Intensitas Konsumsi Energi (IKE) Pengukuran Tegangan perbulan serta perhitungan
IKE per hari dan per bulan pada bangunan tersebut.
Tabel 4.6 Nilai Intensitas
Konsumsi Energi pengukuran Tegangan Per
Fasa R,S,T di Ruangan BPTIK Lantai 3,
Gambar 4.3. Grafik Intensitas
Konsumsi Energi Pengukuran Tegangan Per Fasa R,S,T di Ruangan BPTIK Lantai 3,
Tabel 4.7. Tegangan Per Fasa (V) Nilai Maksimum, Minimum
dan Rata-rata Tahun 2020
|
Nilai |
Arus per fasa (A) |
||
|
R |
S |
T |
|
|
Max |
226.4 |
226.59 |
227.35 |
|
Min |
210.38 |
209.31 |
212,94 |
|
Avg |
219.33 |
218.58 |
220.97 |
Selanjutnya berikut adalah jumlah
Intensitas Konsumsi Energi (IKE) Pengukuran Faktor Daya per Fasa R,S,T perbulan
serta perhitungan IKE per hari dan per bulan pada bangunan tersebut.
Tabel 4.8 Nilai Intensitas
Konsumsi Energi pengukuran Tegangan
Faktor Daya Per Fasa R,S,T di Ruangan BPTIK Lantai 3,
Gambar 4.4 Grafik Intensitas
Konsumsi Energi Pengukuran Faktor Daya Per Fasa R,S,T di Ruangan BPTIK Lantai 3,
Tabel 4.9 Tegangan Faktor Daya Per Fasa R,S,T Nilai Maksimum, Minimum dan Rata-rata Tahun
2020
|
Nilai |
Faktor Daya per fasa |
||
|
R |
S |
T |
|
|
Max |
0.76 |
0.52 |
0.75 |
|
Min |
0.44 |
0.29 |
0.50 |
|
Avg |
0.59 |
0.39 |
0.62 |
Nilai intensitas konsumsi energi
(IKE) untuk Ruangan BPTIK Gedung
Utama
Lantai 3 Universitas PGRI Semarang,
berdasarkan perhitungan dari total rekapitulasi rekening PLN per luas
bangunan ber-AC satu bulan terakhir adalah
1298,82 kWh. dengan luas Ruangan
160
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1
Kesimpulan
Penelitian ini telah menghitung besar
IKE ruang BPTIK Universitas PGRI Semarang yaitu sebesar 8,11kWh per bulan/m2.
Sesuai dengan permen ESDM no 13 2012, nilai IKE tersebut masuk dalam kriteria
sangat efektif. Sesuai dengan SNI 03-0196:2010, nilai IKE tersebut masuk dalam
kriteria efektif.
5.2 Saran
5.2.1 Saran ke Universitas PGRI Semarang
1.
Membuat data mahasiswa yang telah
melaksanakan kerja praktek agar dapat menjadi pembelajaran untuk tahun
kedepannya.
2. Pembimbingan
lebih dilakukan sesuai penempatan KP dan hal yang akan dibahas.
3. Tetap
menjalin hubungan baik antara perusahaan atau Ruangan BPTIK Gedung Utama Lantai 3, dengan kampus Universitas lain untuk diijinkan PKL di Universitas
PGRI Semarang sebagai sarana menambah ilmu dan implementasi mahasiswa di
lapangan.
4. Meningkatkan
kerjasama antar instansi dan industri agar dapat meningkatkan kualitas
pembelajaran mengingat bahwa kualitas pendidikan menjadi tanggungjawab bersama.
5. Perlu
adanya penambahan kegiatan praktek di kampus, dan fasilitas alat praktek
ditambah.
6. Kegiatan
praktek harus beragam dan tidak monoton karena hasil praktek di kampus jauh
berbeda dengan dunia industri.
5.2.2 Saran ke Ruangan BPTIK Universitas PGRI Semarang
1. Sebaiknya
dilakukan pengadaan mengenai buku referensi tentang pemeliharaan Ruangan BPTIK (penjelasan, tujuan,
prinsip kerja, karakteristik, gangguan, sistem pemeliharaan dll) agar teknisi
dan mahasiswa PKL bisa mempelajari lebih mudah mengenai materi tersebut.
2. Membuat
akses untuk mahasiswa/siswa PKL mengenai laporan yang telah dibuat sebelumnya
sebagai referensi tambahan, bukan hanya buku terbaru yang ada di perpustakaan
3. Penting
adanya suatu ketaatan melakukan jadwal maintenance/perawatan terhadap alat -
alat sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan. Hal ini bertujuan untuk bisa
menghindari kerusakan mendadak yang tergolong fatal.
4. Menegaskan
pemakaian APD pada pekerja dan memberi sanksi apabila terjadi pelanggaran untuk
meminimalisir potensi bahaya di lapangan.
5. Menjaga
kebersihan di lapangan kerja.
DAFTAR PUSTAKA [1] Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2005.
[2] Biantoro A.W., Permana D.S.,(2017). Analisis Audit Energi untuk Pencapaian Efisiensi Energi di Gedung AB Kabupaten Tengerang Banten. Jurnal Teknik Mesin Vol 06.
[3] Vidiastuti A.W., Hadi S.P., Widyadi B.A., (2017). Audit Energi pada Gedung Departmemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan FT UGM. CITTE. Yogyakarta.
[4] Peraturan Pemerintah Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 13 Tahun 2012.
[5] Ilmi U., (2012). Membandingkan Teori Trapesium Satu Pias, Banyak Pias dan Koreksi Ujung serta Metode Simpson 1/3. Jurnal Teknika Vol.04 No.2.












Komentar